Sabtu, 30 Maret 2013

Pendidikan Sebagai Potret Kemajuan Bangsa


           Sekolah. Seperti yang kita ketahui sekolah adalah tempat kita mendapatkan ilmu. Dari sekolah Negara dapat menemukan generasi penerus bangsa yang dapat memajukan bangsa. Jika sebuah Negara mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi sudah dapat dipastikan kemajuan bangsa tersebut aku semakin mudah didapatkan.
Hal ini dikarenakan Negara tersebut mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) yang mendukung. Jika kita lihat dari segi pendidikan di Indonesia, memang belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Ini dikarenakan kurangnya peran pemerintah dalam dunia pendidikan. Minimnya perhatian pemerintah inilah yang membuat perkembangan dunia pendidikan menjadi terhambat. Terutama dalam masalah mahalnya biaya pendidikan, yang seolah-olah menjadi beban terberat bagi sebagian warga di Indonesia.
            Berbicara tentang keuangan, sebenarnya sudah mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah di Indonesia. Ini dibuktikan dengan adanya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam rangka wajib belajar 9 tahun. Namun kecilnya anggaran yang diberikan membuat bebean biaya sekolah tetap terasa mahal, dan bagi mereka yang tidak mampu akhirnya memilih untuk putus sekolah. Ini berarti program wajib belajar 9 tahun tidak berjalan dengan sempurnah. Sebenarnya tidak  hanya masalah biaya saja, peran seorang guru dalam dunia pendidikan, serta masalah yang diciptakan dari para pelajar di Indonesia juga menjadi masalah terbesar dalam dunia pendidikan untuk saat ini.
            Jika kita amati dari masalah-masalah yang ada di dunia pendidikan saat ini sudah seharusnya pemerintah capat bertindak dalam menyelesaikan semua masalah yang ada di dalam dunia pendidikan. Bukan dengan cara bertahap, namun dengan cara merata atau menyeluruh. Ini berarti penyelesaian masalah tidak hanya pada kenaikan dana anggaran pendidikan saja, namun juga pada kualitas pengajar yang baik. Karna maju mundurnya dunia pendidikan tidak pernah terlepas dari peran seorang guru.
            Dilihat dari fungsinya, guru bertugas untuk menyalurkan ilmu kepada para penerus bangsa. Bila kita perhatikan peran guru sebai pengajar memang sudah sudah cukup memuaskan. Namun peran guru di lingkungan sekolah tidak hanya menyalurkan ilmu atau bakat saja, tetapi juga mengawasi proses berjalannya pembelajaran di lingkungan sekolah tersebut. Jika kita lihat masih banyak para guru yang membiarkan para sisiwanya mencontoh jawaban temannya, tanpa diberi pengatan atau sanksi tertentu. Ini berarti para siswa sudah diberi peluang secara tidak langsung untuk bertindak tidak jujur. Lalu apa sebenarnya fungsi dari menyontek? Menyontek hanya membuat nilai kita tinggi, walaupun sebenarnya kita sendiri tidak paham dengan materi pembelajaran yang diberikan dari mata pelajaran tersebut.
            Lalu apa gunanya nilai yang tinngi, jika para siswa sendiri sebenarnya tidak mengerti dengan materi yang disampaikan. Kalau sudah begini pendidikan di Indonesia akan semakan terpuruk. Buruknya tingkat dunia pendidikan tentu saja akan mempengarui kemajuan bangsa. Sebab hal ini akan menyebabkan rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang menyebabkan tingginya angka pengangguran di Indonesia. Jika rakyat Indonesia banyak yang tidak mendapatkan pekerjaan, itu berarti perputaran dekonomi di Indonesia akan semakin terhambat dan berujung dengan lambatnya proses kemajuan bangsa.
            Memang ini sebenarnya tidak sepenuhnya salah seorang guru. Pada umumnya para siswa sudah diberi peringatan, hanya saja ada beberapa siswa yang tidak memperdulikan peringatan tersebut. Belum lagi masalah yang dibuat dari para pelajar itu sendiri yang membuat dampak buruk dalam dunia pendidikan. Seperti, siswa yang suka membolos, tauran antar sekolah dan seks bebas yang rata-rata dilakukan para pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Buruknya prilaku para pelajar inilah yang membuat makin terpuruknya dunia pendidikan di Indonesia. Sebenarnya tidak ada untungnya bagi para pelajar untuk melakukan hal tersebut, karna hal tersebut hanya merusak masa depannya saja, dan peran orang tua harusnya dapat membantu dalam mengawasi tindakan setiap putra-putrinya.
            Akhirnya dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya baik buruknya tingkat dunia pendidikan tidak hanya terletak pada minimnya perhatian pemerintah, tetapi juga peran seorang guru dan peran orang tua yang juga menjdai hal utama. Karna seorang bpelajar akan menjadi generasi yang baik lewat lingkungan sekolah. Dari lingkangan sekolah inilah peran seorang guru didapatkan. Dimana peran seorang guru tidak hanya mendidik dalam bidang akademik, namun juga dalam berprilaku jujur. Apabila generasi penerus bangsa sudah bertindak jujur, itu berarti korupsi di Indonesia tidak akan meningkat. Hal ini akan membuat kemujuan bangsa semakin cepat didapatkan. Begitu pula dengan peran orang tua. Peran orang tua memang sangatlah penting, karna lingkungan social yang pertama terletak pada lingkungan keluarga. Disini orang tua harusnya mendidik putra-putrinya menjadi generasi yang baik. Orang tua harusnya ikut mengawasi perkembangan putra-putrinya terutama dalam lingkungan sosialnya. Harusnya orang tua mengetahui dengan siapa putra-putrinya bersosialisasi, agar tidak terjadi salah pergaulan dalam lingkungan sosialnya. Dengan begini, masalah-masalh di lingkungan pendidikan dapat dengan mudah diatasi, dan kemajuan bangsa dapat diperoleh dengan mudah. Pada intinya, kesadaran dalam diri sendiri yang dapat menyelesaikan suatu masalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar