Story of My Love
Dua tahun lalu aku berkenalan dengan seorang cowok berdarah batak.
Dua tahun juga kita akrab hanya sebatas kakak adik. Tak disangka perasaan sayang sebagai kakak adik itupun berubah menjadi perasaan sayang yang lebih. Ntah lah perasaan sayang ini di balas atau bertepuk sebelah tangan.
Hari-hari berlalu perhatian demi perhatian diberikan secara bergantian, dan aku merasa diapun mempunyai perasaan yang sama denganku. Bulan september bulan yang aku anggap penuh berkah. Pada malam itu dia memberikan perhatian yang lebih denganku. Dia memanggilku dengan kata sayang. Apa ini jawaban tuhan? Bahwa dia juga sayang denganku. 2 hari berturut-turut dia memanggilku sayang. Sampai pada tanggal 12 September jam 12.0 aku bertany "Aku siapa kamu? Kita pacaran?" Dan dia pun menjawab "Iya kita pacaran" kenapa dia berkata kalau kita pacaran disaat aku mulai ingim melupakannya?.
Pada malam itupun kita resmi berpacaran sampai hari ini. Tepat tanggal 27 September siang aku membuka home line dia dan aku melihat foto yang isinya sms dia bersama mantannya dengan caption "Masih ingatkah ini? :'(" aku pun berfikir apa aku orang ketiga? Atau aku hanya sebagai pelampiasan? Andaikan isi hati ini mampu berbicara dengannya aku hanya ingin berkata "Jaga perasaan aku. Aku pacar kamu, tolong jangan ingat masa lalu kamu karena itu akan menyakitkan perasaan aku. Jikalau kamu masih sayang dengan dia kembalilah aku ikhlas karena aku tak ingin dibilang wanita perebut kekasih orang" tetapi hati ini tidak mampu ingin mengungkapkannya dan akupun hanya diam dan tersenyum. Aku tak berhak marah karena aku tahu jikalau aku marah bukan dia yang salah tapi aku yang menjadi salah karena dia bersifat egois.
Jujur saja sebenarnya aku juga masih sayang dengan mantan ku yang berdarah Sunda. Tetapi aku tidak pernah mengungkit dan mengingat masa laluku di depan pacarku yang sekarang karena aku hanya ingin menjaga hubunganku dengannya. Aku tahu Allah punya rencana yang indah dibalik hubungan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar